Treasure of Genghis Khan
Setelah acara kumpul-kumpul di Plasa Semanggi Rabu 30 Juli 2008 kemarin dengan teman-teman eks SMA N 1 Surakarta yang ada di Jakarta, aku membeli novel terjemahan dengan judul “Treasure of Genghis Khan“. Novel ini dikarang oleh Clive Cussler & Dirk Cussler dan ber-genre fiksi tapi terdapat beberapa kata-kata ilmiah di bidang oceanografi. Dengan cover yang bergambar Tengkorak berbaju Zirah membuat novel ini semakin menarik dan menunjukkan sesuatu yang misterius di sana
.
Cerita novel ini dimulai dengan setting zaman invasi Kubilai Khan tahun 1281 ke Jepang yang gagal akibat badai ganas menghancurkan kapal pasukan Kubili Khan. Setelah itu era keemasan Genghis Khan runtuh dengan meninggalnya Genghis Khan. Harta peninggalan kerajaan ikut dikubur bersama makam Genghis Khan, di mana lokasi makam ini sangat dirahasiakan dan tidak pernah diketemukan selama berabad-abad kemudian. Hingga pada tahun 1937, seorang arkeolog berhasil menemukan peta lokasi rahasia makam tersebut, namun ia tewas dan kembali peta tersebut hilang..
Setelah itu setting novel melompat ke tahun 2007. Di tahun 2007 tersebut diceritakan terjadi gempa yang dasyat di berbagai belahan dunia khususnya di tempat yang terdapat kilang minyak. Akibatnya, terjadilah gejolak ekonomi dan politik di berbagai negara karena krisis dan kelangkaan minyak terjadi di berbagai negara. Belakangan baru diketahui, ada seseorang yang memang menjadi dalang dari semua itu. Orang yang berhasil menemukan dan memanfaatkan harta dari sang Genghis, dari situ ia mendapat modal untuk membeli dan merekayasa teknologi super canggih, “menciptakan” gempa untuk merusak jaringan dan kilang-kilang minyak, sehingga berbagai negara dipaksa bertekuk lutut menandatangani perjanjian kerjasama dengannya bila ingin pasokan minyak di negara mereka lancar kembali secepatnya dengan tuntutan timbal baliknya hanya meminta Mongolia kembali diakui keberadaannya..Hm..semakin seru











Andhy Sukma Perdana